main-logo
  • MARKET
  • MACRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • /assets/images/resources/dasawindu-indonesia-merdeka.png
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
  • FOTO
logo datatrust
Pita Tracker By Trading View
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

KATEGORI
  • MARKET
  • MAKRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
MEDIA
  • PHOTO
  • VIDEO
INFORMASI
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN KAMI
  • PUBLISHING
  • KONTAK
PUBLIKASI
  • BUKU

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
Bagikan
  1. Home
  2. international

Pasar Asia-Pasifik Menguat Meski Wall Street Tertekan

 

TOKYO, investortrust.id - Pasar Asia-Pasifik menguat pada Rabu (21/5/2025) setelah Wall Street menghentikan reli enam harinya.

 

Baca Juga

Industri China Melambat, Indeks Hang Seng Anjlok

 

Dikutip dari CNBC, indeks acuan Nikkei 225 Jepang naik 0,26%, sedangkan Topix menguat 0,45%. Kospi Korea Selatan naik 0,58% sementara Kosdaq yang berkapitalisasi kecil diperdagangkan naik 0,95%.

 

Indeks acuan S&P/ASX 200 Australia naik 0,43%.

 

Kontrak berjangka untuk indeks Hang Seng Hong Kong berada di posisi 23.632, lebih rendah dari penutupan terakhirnya di 23.681,48.

 

Investor juga sedang menilai data ekonomi dari seluruh kawasan.

 

Ekspor Jepang melambat untuk bulan kedua berturut-turut, menurut data pemerintah yang dirilis Rabu, seiring negara tersebut menghadapi dampak dari tarif besar-besaran yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

 

Bank Indonesia (BI) juga dijadwalkan merilis keputusan kebijakannya pada hari ini. BI telah memangkas suku bunga kebijakan pada September 2024, dan pada Januari 2025, tetapi sejak itu bank sentral mempertahankan suku bunga pada 5,75%.

 

Kontrak berjangka AS hampir tidak berubah. Kontrak berjangka S&P 500 berfluktuasi pada Selasa malam setelah sesi perdagangan yang merugi di Wall Street yang menghentikan tren kenaikan. Kontrak berjangka yang terikat pada indeks luas itu turun 0,2%, begitu juga dengan kontrak berjangka Nasdaq 100. Kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average turun 93 poin, atau 0,2%.

 

Pada Selasa waktu AS, tiga indeks utama ditutup melemah. Saham-saham tergelincir pada hari Selasa karena reli yang dipimpin saham teknologi kehilangan tenaga dan S&P 500 mengakhiri reli enam harinya.

 

Baca Juga

Wall Street Anjlok Dipicu Aksi Jual Saham Teknologi

 

S&P 500 turun 0,39% dan ditutup pada 5.940,46, sementara Nasdaq Composite turun 0,38% dan ditutup pada 19.142,71. Dow Jones Industrial Average turun 114,83 poin, atau 0,27%, berakhir di 42.677,24. Investor menjual saham teknologi, yang telah memimpin reli selama enam hari terakhir. Sektor ini turun 0,5%. Nvidia turun 0,9%. Saham Advanced Micro Devices, Meta Platforms, Apple, dan Microsoft juga melemah.

BERITA TERKAIT

  • Pasar Asia-Pasifik Menguat Meski Wall Street Tertekan

    21/05/2025, 00.21 WIB
  • Wall Street Menguat Terangkat Nvidia, tapi Pasar Gelisah Menanti Arah Kebijakan Trump

    29/05/2025, 22.19 WIB
  • OJK Optimistis Investasi Asuransi Pulih pada 2025 meski Pasar Modal Masih Tertekan

    06/05/2025, 04.49 WIB
  • Wall Street Bergejolak Dipicu Kontraksi Ekonomi AS, Dow Masih Mampu Menguat di Atas 100 Poin

    30/04/2025, 21.21 WIB
  • Wall Street Menguat di Tengah Ketegangan Dagang AS dengan China dan Uni Eropa

    02/06/2025, 21.01 WIB

ARTIKEL POPULER

  • Sanurhasta Mitra (MINA) Membantah, Pengendali telah Berganti sejak Februari 2025
  • Kopi Jojie