main-logo
  • MARKET
  • MACRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • /assets/images/resources/dasawindu-indonesia-merdeka.png
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
  • FOTO
logo datatrust
Pita Tracker By Trading View
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

KATEGORI
  • MARKET
  • MAKRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
MEDIA
  • PHOTO
  • VIDEO
INFORMASI
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN KAMI
  • PUBLISHING
  • KONTAK
PUBLIKASI
  • BUKU

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
Bagikan
  1. Home
  2. business

Tokopedia dan TikTok Shop Dituding Monopoli, Ini Jawaban Mengejutkan Mereka di Sidang KPPU

 

JAKARTA, investortrust.id - Tokopedia dan TikTok Shop membantah tudingan praktik monopoli lewat strategi tying dan bundling dalam sidang Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Jakarta, Selasa (10/6/2025).

 

Dalam sidang perkara Nomor 01/KPPU/2025 terkait akuisisi Tokopedia oleh TikTok Nusantara, kedua platform menyatakan telah membuka opsi bebas untuk metode pembayaran dan logistik kepada pengguna.

 

Kedua platform menyampaikan bahwa selama ini mereka telah bekerja sama dengan banyak penyedia jasa logistik dan pembayaran yang juga beroperasi di platform e-commerce lain. Mereka mengklaim tidak ada pemaksaan bagi konsumen untuk menggunakan layanan tertentu sebagai bagian dari strategi dagang.

 

Baca Juga

Perpanjangan Penangguhan TikTok oleh Trump Jadi Simbol Politik Lawan China, Mengapa?

 

“Praktik yang berlaku saat ini telah sejalan dengan komitmen KPPU. Tidak ada paksaan kepada pembeli untuk memilih metode logistik atau pembayaran tertentu,” ujar kuasa hukum Tokopedia dan TikTok Shop, Farid Fauzi Nasution di ruang sidang KPPU, Jakarta.

 

Namun, sebagai bentuk upaya klarifikasi, TikTok mengusulkan penambahan redaksional pada salah satu poin komitmen bersyarat, dengan frasa tambahan “yang memaksa pembeli untuk menggunakan metode pembayaran atau logistik tertentu.” 

 

https://cloudinary-a.akamaihd.net/dzvyafhg1/image/upload/v1745266426/investortrust-bucket/images/1745266416884.png
Pengguna platform TikTok berdasarkan umur. Foto: demansage.com ()
Source:

 

Namun, Investigator KPPU menolak usulan tersebut dengan alasan redaksi awal sudah mencakup esensi pelarangan praktik tying dan bundling.  “Penambahan itu justru membuka ruang multitafsir dan tidak diperlukan,” ujar perwakilan dari KPPU.

 

Di sisi lain, TikTok juga dituntut menjamin bahwa pengguna platformnya bebas mempromosikan produk dari e-commerce lain di luar Tokopedia dan TikTok Shop. Mereka menyatakan setuju, dengan tambahan penegasan perlindungan keamanan pengguna sebagai syarat.

 

Baca Juga

Miris, TikTok Shop akan PHK Ratusan Karyawan di Indonesia

 

Namun, usulan tambahan itu kembali ditolak KPPU. “Frasa itu tidak relevan dengan substansi komitmen, karena keselamatan pengguna telah dijamin dalam aturan platform dan UU yang berlaku,” kata investigator.

 

Dengan penolakan sebagian usulan tersebut, KPPU menyatakan bahwa kedua pelaku usaha dianggap menolak sebagian dari usulan persetujuan bersyarat. Persidangan lanjutan dijadwalkan kembali digelar minggu depan, 17 Juni 2025 untuk pendalaman lebih lanjut.

ARTIKEL POPULER

  • Sanurhasta Mitra (MINA) Membantah, Pengendali telah Berganti sejak Februari 2025
  • Kopi Jojie

    BERITA TERKAIT

    • Tokopedia dan TikTok Shop Dituding Monopoli, Ini Jawaban Mengejutkan Mereka di Sidang KPPU

      10/06/2025, 06.23 WIB
    • KPPU Soroti Akuisisi 75% Tokopedia oleh TikTok Terkait Dugaan Monopoli

      30/05/2025, 07.15 WIB
    • Tokopedia dan TikTok Shop Ajukan Perpanjangan Pelaporan, KPPU Tolak: Industri Terlalu Dinamis

      10/06/2025, 07.00 WIB
    • Penjual Tokopedia Bakal Dialihkan ke TikTok Shop? Ini Kata Mendag  

      04/06/2025, 11.16 WIB
    • Menteri UMKM Bakal Panggil Tokopedia dan TikTok Shop soal Integrasi Seller Center

      05/06/2025, 11.52 WIB