Gas Emisi Bisa Ditangkap! Elnusa Unjuk Gigi Usung CCUS Dukung Transisi Energi Nasional
JAKARTA, Investortrust.id - PT Elnusa Tbk (ELSA), emiten jasa penunjang hulu migas, menunjukkan komitmennya dalam mendukung transisi energi nasional dengan menghadirkan portofolio solusi jasa energi dalam ajang IPA Convention and Exhibition (IPA Convex) 2025 di ICE BSD, Tangerang 21-23 Mei 2025.
Dalam gelaran ini, Elnusa bergabung dalam booth PT Pertamina Hulu Energi selaku subholding upstream Pertamina. Keikutsertaan ini menjadi simbol sinergi dan kolaborasi strategis dalam menampilkan berbagai portofolio unggulan solusi jasa energi terintegrasi.n
Baca Juga
"Dalam forum energi berskala internasional ini, Elnusa mengusung inovasi teknologi carbon capture, utilization, and storage (CCUS) atau teknologi menagkap gas emisi sebagai bagian pendekatan strategis perusahaan untuk menjawab tantangan dekarbonisasi sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional," kata Direktur Pengembangan Usaha Elnusa, Arief Prasetyo Handoyo dalam keterangannya, Jumat (23/5/2025).
Dia mengatakan, partisipasi Elnusa di IPA Convex 2025 menjadi momentum penting untuk memperlihatkan kontribusi nyata Elnusa dalam upaya mendukung pemerintah mencapai target dekarbonisasi nasional.
Elnusa menampilkan solusi CCUS yang terintegrasi secara end-to-end, mencakup seluruh siklus operasional dari proses emission-capture & liquefaction, penyimpanan sementara, transportasi, injeksi dan penyimpanan, hingga pemanfaatan karbon. Visualisasi ini menggambarkan kesiapan Elnusa dalam memberikan layanan energi rendah karbon yang aplikatif dan berdampak luas.
Dengan mengedepankan sinergi antar-entitas grup, Elnusa bersama anak usahanya PT Elnusa Trans Samudera (ETSA), PT Elnusa Petrofin (EPN), PT Sigma Cipta Utama (SCU), dan PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi (EFK), menawarkan model bisnis komprehensif untuk mendukung agenda CCUS di Indonesia.
Dalam hal capture, Elnusa memiliki kompetensi utama dalam layanan engineering, procurement, construction & installation (EPCI), operation & maintenance, serta turn around services. Pada tahap penangkapan/capturing karbon, Elnusa mengembangkan teknologi post-combustion, seperti absorption amine dan membrane.
Pada tahapan transportasi karbon, Elnusa memiliki kompetensi EPCI pipieline baik di darat maupun subsea. Masih pada tahapan transportasi, ETSA memiliki kompetensi sebagai pelaksana CO₂ marine transportation, dan EPN memiliki kompetensi untuk CO₂ land transportation. EFK dapat mendukung kebutuhan infrastruktur dan pelapisan pipa melalui fabrikasi struktur baja serta produk tubular antikorosi. SCU juga hadir sebagai backbone manajemen data fisik dan elektronik dalam integrasi sistem CCUS.
Pada aspek penyimpanan dan pemanfaatan karbon, Elnusa memiliki kompetensi geoscience, drilling & well services, serta layanan monitoring, measurement & verification (MMV).
Baca Juga
Pelita Air dan Elnusa Jalin Kerja Sama Penyediaan Layanan Penerbangan Korporasi
Terkait layanan MMV, dari 25 metode monitoring yang dipilih dalam handbook MMV CCS yang dikeluarkan Lemigas, Elnusa telah memiliki pengalaman sembilan metode, seperti seismik 2D, seismik 3D, vertical seismic profiling (VSP), ground penetrating radar (GPR), land electromagnetic, gravimetry, seismik crosswell, casing inspection logs, dan cement bond logging (CBL) dengan kombinasi CO Log.
Pada September 2024 hingga Januari 2025, Elnusa Wireline Services ikut berpartisipasi dalam mendukung suksesnya project inter-well CO₂ Injection di Lapangan Sukowati.

