main-logo
  • MARKET
  • MACRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • /assets/images/resources/dasawindu-indonesia-merdeka.png
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
  • FOTO
logo datatrust
Pita Tracker By Trading View
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

KATEGORI
  • MARKET
  • MAKRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
MEDIA
  • PHOTO
  • VIDEO
INFORMASI
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN KAMI
  • PUBLISHING
  • KONTAK
PUBLIKASI
  • BUKU

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
Bagikan
  1. Home
  2. market

Jutawan Kripto dari AS Diduga Siksa Turis Italia Selama 17 Hari untuk Curi Bitcoin

JAKARTA, investortrust.id - Seorang trader kripto asal Kentucky, Amerika Serikat (AS), John Woeltz (37), ditangkap pada Jumat (23/5/2025), usai diduga menculik dan menyiksa seorang turis asal Italia selama lebih dari dua pekan di sebuah rumah mewah di kawasan Nolita, New Jersey. Aksi sadis tersebut diduga dilakukan demi mendapat akses ke aset Bitcoin korban yang ditaksir mencapai jutaan dolar. 

 

Melansir CNBC International, Selasa (27/5/2025), dokumen pengadilan dan sumber kepolisian menyebut, korban merupakan pria berusia 28 tahun dan disekap sejak 6 Mei lalu setelah bertemu Woeltz. Selama 17 hari, ia disiksa secara brutal. Termasuk dipukul, disetrum dengan kabel listrik, hingga dipaksa mengonsumsi narkotika jenis crack/cocaine. 


Menurut sumber yang mengetahui langsung kasus ini, korban berhasil melarikan diri saat pelaku lengah dan berlari ke jalan di mana korban meminta bantuan kepada seorang petugas lalu lintas yang kemudian menghubungi polisi. 


“Korban berhasil kabur setelah berpura-pura menyerahkan kata sandi Bitcoin miliknya,” ujarnya. 

 

Baca Juga

Trump Media Bantah Dugaan Investasi Kripto US$ 3 Miliar


Dalam permohonan penahanan, jaksa menyebut bahwa Woeltz memiliki akses ke jet pribadi dan helikopter, serta hubungan luar negara bagian yang meningkatkan risiko pelarian. Ia juga diminta untuk menyerahkan paspornya. 


Penggeledahan di rumah sewa mewah enam lantai di Prince Street, yang disewa Woeltz dengan harga antara US$ 30.000 hingga US$ 75.000 per bulan, mengungkapkan berbagai bukti mengerikan. Polisi menemukan senjata api, darah di berbagai lokasi, barang-barang yang digunakan untuk menyiksa, serta foto polaroid korban dalam kondisi terikat. 

 

Baca Juga

Siap-siap! Platform Kripto Milik GoTo FLOQ Meluncur 30 Mei  


Sumber lainnya menyebut Woeltz merupakan trader kripto terkemuka dengan kekayaan mencapai US$ 100 juta, sementara korban memiliki aset sekitar US$ 30 juta. Polisi kini masih memburu satu rekan Woeltz yang diduga ikut terlibat, namun belum terungkap.


Saat ini, Woeltz menghadapi sejumlah dakwaan, termasuk penculikan tingkat pertama yang dapat berujung pada hukuman minimal 15 tahun hingga seumur hidup penjara. Sidang lanjutan dijadwalkan akan digelar dalam waktu dekat ini. 

BERITA TERKAIT

  • Jutawan Kripto dari AS Diduga Siksa Turis Italia Selama 17 Hari untuk Curi Bitcoin

    27/05/2025, 03.17 WIB
  • Dari Jutawan Dogecoin ke Jutawan Pepe, Glauber Contessoto Ungkap Strategi Investasi Meme Coin Terbaru

    10/06/2025, 04.46 WIB
  • Thailand Izinkan Turis Belanja Pakai Kripto

    28/05/2025, 23.50 WIB
  • Tak Tamat SD, Hacker Lokal Bermodal Youtube Curi Kripto Rp 16,5 Miliar dari WNA AS

    30/05/2025, 07.50 WIB
  • Ledakan di Pelabuhan Utama Iran Tewaskan 15 Orang, Diduga Ledakan dari Bahan Bakar Roket

    27/04/2025, 05.17 WIB

ARTIKEL POPULER