main-logo
  • MARKET
  • MACRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • /assets/images/resources/dasawindu-indonesia-merdeka.png
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
  • FOTO
logo datatrust
Pita Tracker By Trading View
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

KATEGORI
  • MARKET
  • MAKRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
MEDIA
  • PHOTO
  • VIDEO
INFORMASI
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN KAMI
  • PUBLISHING
  • KONTAK
PUBLIKASI
  • BUKU

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
Bagikan
  1. Home
  2. market

Saham Emiten Emas ANTM dan HRTA Terkoreksi Dua Hari Beruntun, Begini Pandangan Analis  

 

JAKARTA, investortrust.id – Sejumlah saham emiten emas, seperti PT aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) masih tergerus, sejak perdagangan pertama di Bursa Efek Indonesia (BEI) pasca-libur Waisak, Rabu (14/5/2025).

 

Hari ini, saham HRTA terkoreksi sekitar 2,5%, sesaat sebelum penutupan perdagangan sesi II, Kamis (15/5/2025). Sedangkan dalam jarak satu pekan, harga saham HRTA telah berkurang 15,6% menjadi sekitar Rp 595.

 

Baca Juga

Melesat Ungguli Saham Bank Papan Atas Lainnya, Bagaimana Target Harga BRI (BBRI)?

 

Sedangkan harga saham ANTM hari ini cenderung stabil, setelah kemarin hampir mencatatkan penurunan 5%, lebih tepatnya sebesar 4,85% menjadi Rp 2.550. Namun analisis pergerakan saham ANTM dilihat dari data bursa, masih terhitung stabil dalam sepekan dan masih tumbuh dalam satu bulan terakhir yang sebesar 50,89%.

 

 

“ANTM dan HRTA mengalami koreksi wajar, karena terjadi gencatan perang dagang antara AS dan China. Hal ini membuat investor lebih meningkatkan risk appetite untuk berinvestasi pada emiten di pasar modal yang memberi return lebih besar, meski bisa memberi risiko yang besar juga,” papar Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia Muhammad Nafan Aji Gusta.

 

Dengan begitu, mantan senior institutional analyst Binaartha Sekuritas itu mewajarkan penurunan harga saham ANTM dan HRTA. Secara teknikal, Nafan menilai, kenaikan harga kedua saham tersebut sudah cukup ekstrem sebelumnya. “Jadi wajar secara sentimen maupun teknikal keduanya wajar mengalami koreksi sehat,” tegas dia.

 

Baca Juga

Tetap Bullish, UBS Investment Bank Prediksi Harga Emas Tahun Ini US$ 3.500 per Ons

 

Sementara itu, Head of Investment Nawasena Abhipraya Investama Kiswoyo Adi Joe menambahkan, ada kalanya harga suatu saham tidak mencerminkan kondisi fundamental bisnis suatu perusahaan. Melihat harga saham ANTM dan HRTA yang sudah meningkat tinggi, Kiswoyo turut memandang bahwa penurunan keduanya merupakan koreksi wajar.

 

“Harga emas mulia juga (turun) cukup dalam kan sebelumnya, penurunan harga emas dunia. Semua harga komoditas ini cepat atau lambat akan ikut harga global. Tetapi perang dagang kemudian memberikan dampak berbeda lagi terhadap saham-saham tersebut,” pungkasnya.

 

 

 

ARTIKEL POPULER

      BERITA TERKAIT

      • Saham Emiten Emas ANTM dan HRTA Terkoreksi Dua Hari Beruntun, Begini Pandangan Analis  

        15/05/2025, 08.42 WIB
      • Telkom: Dividend Yield 7,5% hingga Rombak Besar-besaran Pengurus, Begini Pandangan Analis

        28/05/2025, 03.49 WIB
      • IHSG Terkoreksi Tiga Hari Beruntun, Tren Penguatan Berakhir?

        03/06/2025, 13.37 WIB
      • Saham ANTM Terkoreksi 4% Menyusul Isu Tambang Raja Ampat, Saatnya Profit Taking?

        10/06/2025, 07.25 WIB
      • Pemodal Asing Catat Net Buy Tiga Hari Beruntun, Saham ANTM dan TPIA Teratas  

        02/05/2025, 11.04 WIB