Sri Mulyani Tak Akan Bebani Eselon I Jawab Pertanyaan Jurnalis, Ini Alasannya
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati tak akan membebani para pejabat eselon I yang baru saja dilantik untuk mengulas kondisi perekonomian terkini.
“Untuk pertanyaan-pertanyaan khusus yang ingin menguji pejabat baru, sayangnya kita tidak akan entertain,” ujar Sri Mulyani, sebelum memaparkan APBN KiTa edisi Mei 2025, di Jakarta, Jumat (23/5/2025).
Sri Mulyani menjelaskan, pertanyaan dari awak media akan tetap diterima. Tetapi, para pejabat di pos baru tersebut berhak untuk tidak menjawabnya.
“Beberapa pertanyaan itu akan kita tampung, yang akan kita respons langsung akan kita respons. Mereka (pejabat eselon I) itu akan menyediakan waktu media briefing pada saatnya masing-masing,” ujar dia.
Sri Mulyani memulai konferensi pers APBN KiTa untuk akhir April 2025 dengan memaparkan kondisi perekonomian Indonesia. Dia akan dibantu tiga wakil menteri keuangan yang mendampingi.
Sebelumnya, Sri Mulyani melantik sejumlah pimpinan madya di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Pengangkatan pejabat baru ini didasari oleh Keputusan Presiden Nomor 83/TPA/2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Jabatan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Keuangan.
Sri Mulyani dalam pidato pengangkatannya meminta para pejabat yang dilantik agar menjaga tanggung jawab dan integritas.
“Saya menteri keuangan dengan ini resmi melantik saudara-saudara dalam jabatan yang baru dalam lingkungan Kementerian Keuangan untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” kata dia.
Baca Juga
Lantik Pejabat Baru, Sri Mulyani Ingatkan Peran Kemenkeu Sebagai Nagara Dana Rakca
Berikut daftar pejabat yang dilantik Menkeu Sri Mulyani
Sekretaris Jenderal: Heru Pambudi
Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal: Febrio Nathan Kacaribu
Dirjen Anggaran: Luky Alfirman
Dirjen Pajak: Bimo Wijayanto
Dirjen Bea Cukai: Djaka Budi Utama
Dirjen Perbendaharaan: Astera Primanto Bhakti
Dirjen Kekayaan Negara: Rionald Silaban
Dirjen Perimbangan Keuangan: Askolani
Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko: Suminto
Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan: Masyita Cristalline
Inspektur Jenderal: Awan Nurmawan Nuh
Kepala Badan Informasi, Komunikasi dan Intelijen Keuangan: Suryo Utomo
Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan: Andin Hadiyanto
Staf Ahli bidang Peraturan dan Penegakan Hukum Pajak: Iwan Djuniardi
Staf Ahli bidan Kepatuhan Pajak: Yon Arsal
Staf Ahli bidang Pengawasan Pajak: Nufransa Wira Sakti
Staf Ahli bidang Penerimaan Negara: Dwi Teguh Wibowo
Staf Ahli bid Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP): Mochamad Agus Rofiuidn
Staf Ahli bidang Pengeluaran Negara: Sudarto
Staf Ahli bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional: Parjiono
Staf Ahli bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal: Arief Wibisono
Staf Ahli bidang Hukum dan Hubungan Kelembagaan: Rina Widiyani Wahyuningdyah

