main-logo
  • MARKET
  • MACRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • /assets/images/resources/dasawindu-indonesia-merdeka.png
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
  • FOTO
logo datatrust
Pita Tracker By Trading View
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

KATEGORI
  • MARKET
  • MAKRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
MEDIA
  • PHOTO
  • VIDEO
INFORMASI
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN KAMI
  • PUBLISHING
  • KONTAK
PUBLIKASI
  • BUKU

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
Bagikan
  1. Home
  2. lifestyle

Waspada! Lebih dari 3 Juta Ancaman Siber Menyerang Indonesia di Awal 2025

 

JAKARTA, investortrust.id - Lebih dari 3,2 juta ancaman siber terdeteksi di Indonesia selama kuartal pertama (Q1) 2025. Data ini dirilis oleh Kaspersky dan menunjukkan tantangan besar di dunia digital Tanah Air.

 

Meski jumlah tersebut turun 44,25% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, risiko serangan masih tinggi. Penurunan angka tidak berarti ancaman menghilang, justru menjadi lebih tersembunyi dan terarah.

 

Ancaman online paling banyak disebarkan melalui peramban web. Teknik yang digunakan mencakup drive-by download dan rekayasa sosial yang menipu pengguna.

 

Indonesia saat ini menempati peringkat ke-95 dari daftar negara dengan tingkat bahaya tertinggi saat menjelajah internet. Ukraina, Belarus, dan Rusia mendominasi tiga besar dengan tingkat pengguna terdampak di atas 30%.

 

Baca Juga

Kaspersky Ingatkan Serangan Siber Berkedok DeepSeek Abal-abal

 

Menurut laporan Kaspersky Security Network yang diterima Investortrust.id, Jumat (2/5/2025), sebanyak 15,5% pengguna internet di Indonesia terkena dampak serangan ini. Data dikumpulkan secara anonim dari pengguna yang menggunakan produk Kaspersky.

 

Lebih lanjut, serangan siber kini disebut lebih kompleks dengan bantuan teknologi seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Hal ini membuat perusahaan dan organisasi semakin sulit mendeteksi dan merespons dengan cepat.

 

Kaspersky menyarankan langkah-langkah penting seperti pembaruan sistem, backup data, pelatihan tim TI, serta edukasi keamanan siber. Salah satu platform yang direkomendasikan adalah Kaspersky Automated Security Awareness Platform.

 

Baca Juga

Semua Pihak Diminta Tak Simpulkan Serangan Siber di Bank DKI

 

General Manager Kaspersky Asia Tenggara, Yeo Siang Tiong, menekankan pentingnya kesadaran pengguna untuk mengantisipasi ancaman tersebut. “Kewaspadaan manusia tetap menjadi benteng pertahanan utama,” tutupnya. (C-13)

 

BERITA TERKAIT

  • Waspada! Lebih dari 3 Juta Ancaman Siber Menyerang Indonesia di Awal 2025

    02/05/2025, 09.23 WIB
  • BSSN Pastikan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS)untuk Ruang Siber yang Lebih Aman

    15/05/2025, 14.44 WIB
  • Ancaman Tarif Trump Guncang Wall Street, Dow Anjlok Lebih dari 250 Poin

    23/05/2025, 21.38 WIB
  • UOB Indonesia: Serangan Siber Mengarah ke Ekosistem  

    05/06/2025, 09.33 WIB
  • Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama Digital: Fokus SKKL, Pusat Data, dan Siber

    28/05/2025, 04.29 WIB

ARTIKEL POPULER

  • Sanurhasta Mitra (MINA) Membantah, Pengendali telah Berganti sejak Februari 2025
  • Kopi Jojie