main-logo
  • MARKET
  • MACRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • /assets/images/resources/dasawindu-indonesia-merdeka.png
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
  • FOTO
logo datatrust
Pita Tracker By Trading View
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

KATEGORI
  • MARKET
  • MAKRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
MEDIA
  • PHOTO
  • VIDEO
INFORMASI
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN KAMI
  • PUBLISHING
  • KONTAK
PUBLIKASI
  • BUKU

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
Bagikan
  1. Home
  2. financial

Nasabah Bank Boleh Tenang, LPS Masih Simpan Dana Cadangan Rp 255 triliun 

 

 

JAKARTA, Investortrust.id - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) saat ini menyimpan dana cadangan sekitar Rp255 triliun untuk menjamin simpanan nasabah bank. Dana tersebut disimpan di berbagai instrumen obligasi baik berdenominasi dolar maupun rupiah. 

 

"Sebagian ditaruh di obligasi, sebagian ada cash, sebagian obligasi dolar, sebagian obligasi pemerintah. Semua pemerintah ya, dolar maupun yang rupiah, baik konvensional maupun syariah," demikian disampaikan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa  dalam konferensi pers acara LPS Putih Abu-Abu Financial Festival 2025 di Jakarta, Sabtu (31/5/2025).

 

Dikatakan Purbaya dengan dana cadangan sebesar Rp255 triliun, dianggap masih cukup untuk menjamin simpanan sektor perbankan Tanah Air. Purbaya juga menyampaikan bahwa alokasi dana cadangan itu kemungkinan masih akan bertambah menjadi Rp270 triliun di akhir tahun menyusul perbaikan sektor finansial yang ditandai pertumbuhan  dana pihak ketiga (DPK).

 

Baca Juga

LPS Pastikan Tak Akan Alami Krisis Moneter Seperti 1998

 

"Jadi dalam 5 tahun terakhir, LPS meningkatkan uangnya atau asetnya dari Rp130-an (triliun) ke Rp200-an (triliun). Dua kali lipat dalam 5 tahun," jelasnya seperti dikutip Antara.

 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan DPK per Maret 2025 mencapai 4,75 persen secara tahunan (yoy). Sementara, LPS memproyeksikan DPK akan tumbuh mencapai 6 persen hingga akhir 2025.

 

"Ekonominya masih tumbuh, dan perbankannya juga tumbuh. DPK-nya tumbuh terus rata-rata 6 persen. Jadi uang kita cukup banyak," imbuhnya.

ARTIKEL POPULER

  • Sanurhasta Mitra (MINA) Membantah, Pengendali telah Berganti sejak Februari 2025
  • Kopi Jojie

    BERITA TERKAIT

    • Nasabah Bank Boleh Tenang, LPS Masih Simpan Dana Cadangan Rp 255 triliun 

      31/05/2025, 09.43 WIB
    • Cisadane Sawit (CSRA) Cetak Lonjakan Laba 255,2%, Nilainya Segini

      30/04/2025, 05.50 WIB
    • Produksi Konsisten Naik dan Valuasi Saham Atraktif, Energi (ENRG) Simpan Potensi Lompatan Harga Ini  

      16/05/2025, 02.14 WIB
    • Minim Katalis, Kurs Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 16.255/USD

      27/05/2025, 09.03 WIB
    • Simpan Emas Bukan untuk Kaya Mendadak, Tapi Bertahan di Masa Sulit

      23/05/2025, 03.52 WIB