main-logo
  • MARKET
  • MACRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • /assets/images/resources/dasawindu-indonesia-merdeka.png
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
  • FOTO
logo datatrust
Pita Tracker By Trading View
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

KATEGORI
  • MARKET
  • MAKRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
MEDIA
  • PHOTO
  • VIDEO
INFORMASI
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN KAMI
  • PUBLISHING
  • KONTAK
PUBLIKASI
  • BUKU

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
Bagikan
  1. Home
  2. macro

Kerajaan Belanda Kerja Sama Kembalikan Pusaka Keraton Cirebon hingga Tanggulangi Banjir



Oleh R H Rahardjo Djali Ak, MSc, CMA, CFA,
bergelar Sultan Aloeda II Keraton Kasepuhan Cirebon




INVESTORTRUST.ID - Duta Besar Kerajaan Belanda Marc Gerritsen berkunjung ke Keraton Kasepuhan Cirebon, Senin (05/05/2025). Dubes Marc datang tidak hanya dalam rangka melihat lebih dekat cagar budaya Cirebon yang masih lestari. Namun, juga menjalin kembali tali silaturahmi kedua bangsa lebih erat. 

 

Kunjungan Dubes Marc ke Keraton Kasepuhan Cirebon ini awalnya memenuhi undangan pihak keraton. Gayung bersambung, Dubes Marc tanpa pikir panjang langsung mengiyakan undangan tersebut. 


Kami pun menyambut Dubes Marc di Umah Kilen menggunakan adat penyanggrama agung. Upacara adat ini untuk menyambut tamu-tamu agung, yang dibawakan peserta didik dari Sanggar Seni Kencana Ungu.

 




Baca Juga

Holiday Season Momentum: Recharging the Nation Through Tourism

 

Dubes Marc mengatakan, ada kedekatan antara Cirebon dan Belanda. Kedua kerajaan, Kerajaan Belanda dan Kerajaan Cirebon, pernah terpaut dalam hubungan dagang internasional pada masa kolonial. 

 

Hal ini membuat terjadinya akulturasi budaya baik dari sisi arsitektur, hukum, maupun budaya skala mikro. "Bagi saya ini kesempatan yang unik. Di sini di Cirebon, tradisi berjalan beriringan dengan masa depan," tutur Dubes Marc kepada Rakyat Cirebon. 

 

Dubes Marc menambahkan, tidak banyak daerah mampu memadupadankan tradisi dan masa depan. Hal ini hanya dapat dilakukan oleh orang yang berintegritas dan punya kearifan lokal.

 

"Dan saya pikir Sultan melakukan pekerjaan yang baik dalam menggalang dukungan dan meyakinkan bahwa orang-orang tak hanya menyiapkan masa depan, tapi menjaga tradisi tetap hidup. Ini misalnya pada bangunan cagar budaya, kuliner, dan batik," ungkap Dubes Marc. 

 


Klik Video:
https://www.youtube.com/shorts/FNikQDC7HRI

Menurut Dubes Marc, kombinasi tradisi dan budaya membawa dampak positif bagi citra Cirebon sebagai kota modern yang menjaga kearifan lokalnya. Ini membuat Cirebon dikenal luas secara nasional maupun internasional.

 

"Kombinasi ini sangat mengagumkan dan saya terkesan. Kami merasa terhubung dengan Cirebon dan akan menjaga hubungan ini sepanjang yang kami bisa," tambah Dubes Marc.

 

 

Kembalikan Pusaka

Kami sepakat, hubungan Belanda dan Cirebon berjalan baik. Sehingga kerja sama dalam berbagai hal lain dapat dilakukan. Salah satu niatan baik Kerajaan Belanda adalah untuk mengembalikan pusaka milik Cirebon yang tersimpan di museum Belanda.

 

Kami masih berusaha untuk mengembalikan pusaka Cirebon yang ada di Belanda. Melalui Dubes Belanda yang baru ini, semoga bisa ada itikad baik yang bisa dilaksanakan.



https://cloudinary-a.akamaihd.net/dzvyafhg1/image/upload/v1746851899/investortrust-bucket/images/1746851898852.png
Sumber: Travel Weekly Asia dan sumber lain.


 

https://cloudinary-a.akamaihd.net/dzvyafhg1/image/upload/v1746962453/investortrust-bucket/images/1746962453131.jpg
R H Rahardjo Djali Ak, MSc, CMA, CFA (kedua dari kiri), yang bergelar Sultan Aloeda II Keraton Kasepuhan Cirebon bersama Duta Besar Kerajaan Belanda Marc Gerritsen (kedua dari kanan). Dubes Marc berkunjung ke Keraton Kasepuhan Cirebon, Senin (05/05/2025). Foto: Dokumentasi pribadi. 



Baca Juga

IFG Salurkan Bantuan Korban Banjir di Bekasi

 
Kerja sama juga akan diperluas, seperti untuk menanggulangi banjir di sekitar Keraton Cirebon. Belanda sudah terkenal di dunia dengan inovasi dan teknologi canggihnya dalam menanggulangi banjir, sehingga dapat membantu Kerajaan Cirebon maupun Indonesia secara luas dalam pengelolaan aliran sungai.

Tak hanya mencegah banjir, kerja sama tersebut juga dapat membawa kemanfaatan lebih luas seperti penghijauan sepanjang aliran sungai, pengembangan budidaya ikan, hingga menghidupkan ekosistem pariwisata ramah lingkungan bersama masyarakat sekitar. ***

 

ARTIKEL POPULER

      BERITA TERKAIT

      • Kerajaan Belanda Kerja Sama Kembalikan Pusaka Keraton Cirebon hingga Tanggulangi Banjir

        11/05/2025, 11.14 WIB
      • ASN Bolos Kerja Bertahun-tahun Bakal Dipecat dan Wajib Kembalikan Gaji 

        06/05/2025, 06.44 WIB
      • Airlangga Ungkap Kerja Sama RI-China di Batang Bakal Ciptakan 100.000 Lapangan Kerja 

        25/05/2025, 17.21 WIB
      • Waspada 'Banjir' Barang dari China, Pemerintah Siapkan Kebijakan Antisipatif

        07/05/2025, 13.32 WIB
      • Singkirkan Barcelona Dari Liga Champions, Inter Milan Banjir Pujian

        07/05/2025, 00.59 WIB