main-logo
  • MARKET
  • MACRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • /assets/images/resources/dasawindu-indonesia-merdeka.png
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
  • FOTO
logo datatrust
Pita Tracker By Trading View
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

KATEGORI
  • MARKET
  • MAKRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
MEDIA
  • PHOTO
  • VIDEO
INFORMASI
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN KAMI
  • PUBLISHING
  • KONTAK
PUBLIKASI
  • BUKU

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
Bagikan
  1. Home
  2. macro

Menko Perekonomian: Karena Sifatnya Bilateral, Tak Ada Pembahasan Negosiasi Tarif Trump dengan Jepang

 

 

 

JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan tak membahas negosiasi tarif resiprokal yang ditetapkan Amerika Serikat (AS) dengan pemerintah Jepang. Sebab, pembahasan tarif resiprokal tersebut bersifat bilateral.

 

“Proses pembicaraan mengenai tarif (resiprokal) sifatnya bilateral. Jadi tidak dibicarakan secara multilateral,” kata Airlangga, saat di Jepang, Jumat (9/5/2025).

 

Menurut Airlangga, posisi Indonesia dengan Jepang berbeda dalam menghadapi tarif resiprokal ini. Indonesia memiliki latar belakang sebagai negara dengan sumber daya mineral dan alam yang kaya.

 

“Sedangkan posisi Jepang adalah negara manufaktur yang bergantung bahan bakunya dari luar negeri,” jelas dia.

 

Airlangga menjelaskan Jepang merupakan negara mitra dagang strategis AS. Presiden AS Donald Trump bahkan menetapkan tarif resiprokal sebesar 24%, termasuk tarif dasar sebesar 10%. Padahal, defisit perdagangan AS terhadap Jepang sebesar 46%.

 

Baca Juga

Menko Airlangga dan Eks Menlu Marty Natalegawa Raih Penghargaan dari Pemerintah Jepang

 

“Itu tentu berbeda dengan posisi Indonesia sebagai negara non-blok,” ucap dia.

 

Airlangga menjelaskan pertemuan dengan pemerintah Jepang menghargai kerja sama multilateral dan menjunjung tinggi aturan main. Sehingga, pemerintah terus mendorong Asean+3 dan meningkatkan The Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

 

“Itu perlu kita perdalam agar supply chain dari negara-negara Asean dan RCEP tidak bergantung hanya kepada satu negara, tetapi membangun supply chain yang lebih aman, seperti saat Covid-19,” tutur dia.

 

Airlangga dengan pemerintah Jepang sepakat bahwa tarif resiprokal yang ditetapkan AS dapat menjadi sebuah alarm agar tidak terlalu bergantung pada negara lain. “Bahkan untuk membangun supply chain yang lebih kuat,” kata dia.

BERITA TERKAIT

  • Menko Perekonomian: Karena Sifatnya Bilateral, Tak Ada Pembahasan Negosiasi Tarif Trump dengan Jepang

    09/05/2025, 15.11 WIB
  • Bertemu Megawati, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Pembahasan PDIP Masuk Kabinet Merah Putih

    10/06/2025, 08.41 WIB
  • Ubah Aturan Barang Masuk, Bea Cukai Klaim Tak Ada Kaitan dengan Negosiasi Tarif Indonesia-AS

    04/06/2025, 06.49 WIB
  • Tambang Punya Peran Sentral dalam Transisi Energi, Kemenko Perekonomian Singgung Baterai EV hingga Turbin Angin

    10/06/2025, 04.16 WIB
  • OJK: Sektor Jasa Keuangan Masih Terjaga di Tengah Tingginya Dinamika Perekonomian dan Volatilitas Pasar Keuangan Global

    09/05/2025, 07.50 WIB

ARTIKEL POPULER

  • Sanurhasta Mitra (MINA) Membantah, Pengendali telah Berganti sejak Februari 2025
  • Kopi Jojie