Donald Trump Ingin Piala Dunia 2026 Jadi Insentif Damai Rusia Akhiri Invasi ke Ukraina
WASHINGTON, investortrust.id – Presiden Amerika Serilat (AS) Donald Trump mengeluarkan usul kontroversial di Piala Dunia 2026. Dia mengatakan kesempatan bagi Rusia untuk bermain di Piala Dunia tahun depan bisa menjadi "insentif" untuk mengakhiri perang di Ukraina.
Tim nasional Rusia telah dilarang dari kompetisi internasional oleh FIFA dan UEFA sejak invasi ke Ukraina pada 2022. Tim Beruang Merah harus dicoret dari Kualifikasi Piala Dunia 2022, Euro 2024, dan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Begitu pula dengan klub-klub Rusia di Liga Champions, Liga Europa, dan Liga Konferensi Europa.
Berdasarkan aturan saat ini, Rusia tidak akan bermain di Piala Dunia 2026, yang diselenggarakan bersama oleh AS, Kanada, dan Meksiko. Kualifikasi dimulai pada September 2023, dengan 45 tempat tersedia selain dari tiga negara tuan rumah.
Baca Juga
Ribut dengan Francesco Acerbi, Inigo Martinez Berikan Klarifikasi
Namun, berbicara pada pertemuan pertama Gugus Tugas Piala Dunia 2026 di pemerintahannya, Donald Trump berniat mengembalikan Rusia ke turnamen untuk mengakhiri perang di Ukraina.
Fifa president Gianni Infantino met with US president Donald Trump ahead of the 2026 World Cup as a new security task force was announced 🌎 pic.twitter.com/TaEsHN2SVP
— Sky Sports News (@SkySportsNews) May 7, 2025
Duduk di sebelah Presiden FIFA Gianni Infantino di Gedung Putih, Donald Trump tidak menyadari bahwa Rusia dilarang dari turnamen tersebut. “Saya tidak tahu itu. Benarkah?" tanya Donald Trump kepada Gianni Infantino, dilansir BBC Sport.
“Benar. Mereka dilarang bermain untuk sementara waktu. Tapi, kami berharap sesuatu terjadi dan perdamaian akan terjadi sehingga Rusia dapat diterima kembali,” tambah Gianni Infantino.
Kemudian, Donald Trump kembali memberi jawaban mengejutkan. “Itu mungkin. Hei, itu bisa menjadi insentif yang bagus, bukan? Kami ingin mereka berhenti. Kami ingin mereka berhenti. Lima ribu anak muda terbunuh setiap minggu. Itu bahkan tidak dapat dipercaya,” ujar Dinald Trump.
Donald Trump mengatakan Gianni Infantino adalah “bos” dalam hal keputusan mengenai partisipasi Rusia. “Saya tidak ada hubungannya (dalam keputusan mengembalikan Rusia ke Piala Dunia),” tutup politisi Partai Republik itu.
Baca Juga
Bek Barcelona Eric Garcia Sebut Inter Milan Tidak Seharusnya Dapat Penalti
🇺🇸🇷🇺⚽ When asked about Russia’s FIFA ban, Trump says “I didn’t know that,” and expressed support for FIFA President Gianni Infantino’s hope that Russia could return for the 2026 World Cup in the U.S. once peace in Ukraine is achieved pic.twitter.com/FW2E425jWO
— HOT SPOT (@HotSpotHotSpot) May 7, 2025

