main-logo
  • MARKET
  • MACRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • /assets/images/resources/dasawindu-indonesia-merdeka.png
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
  • FOTO
logo datatrust
Pita Tracker By Trading View
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

KATEGORI
  • MARKET
  • MAKRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
MEDIA
  • PHOTO
  • VIDEO
INFORMASI
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN KAMI
  • PUBLISHING
  • KONTAK
PUBLIKASI
  • BUKU

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
Bagikan
  1. Home
  2. international

Empat Negara ASEAN Ini Berminat Masuk OECD, Indonesia Pimpin Langkah Aksesi

 

 

JAKARTA, Investortrust.id – Di tengah langkah aksesi keanggotaan Indonesia di Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), empat negara anggota ASEAN juga diketahui telah berminat untuk ikut bergabung, namun belum menyampaikan Initial memorandum (IM). Hingga saat ini  keempat negara tersebut belum menyerahkan Initial Memorandum (IM) sebagai syarat awal aksesi keanggotaan.

 

“Negara ASEAN lain yang sudah menyatakan ingin bergabung dengan OECD adalah Thailand dan dia belum memasukkan IM. Kemudian Vietnam juga sudah menyampaikan keinginannya. Demikian pula dengan Filipina dan juga negara lain yang juga hadir seperti Singapura,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, pada konferensi pers secara daring dari Paris, Prancis, Rabu (4/6/2025).

 

Sebaliknya, Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang telah menyerahkan Initial Memorandum kepada OECD, menandai langkah penting dalam proses aksesi resmi ke organisasi ekonomi global tersebut.

 

Baca Juga

Serahkan 'Initial Memorandum', Airlangga Tegaskan Komitmen RI ke Keanggotaan OECD 

 

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga yang didampingi Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis Mohamad Oemar juga menyampaikan optimisme bahwa aksesi keanggotaan Idnonesia di OECD akan berjalan dengan baik, mengingat mayoritas regulasi yang harus mengikuti persyaratan dan standar OECD sudah terpenuhi.

 

“Indonesia sendiri optimistis aksesi ini berjalan dengan baik karena mayoritas regulasi-regulasi yang kita perbandingkan dengan standard OECD sebagian besar sudah sesuai dan sudah berjalan. Karena Indonesia sendiri sudah lebih dari 10 tahun bersama Jepang dalam Southeast Asia Regional Partnership Program dengan OECD. Jadi kita sudah terbiasa dengan standard-standard yang diterapkan oleh OECD,” kata Airlangga.

 

Dalam kesempatan yang sama, Airlangga menyampaikan proses  aksesi keanggotaan Indonesia di OECD sebagai bagian dari kebijakan politik luar negeri bebas aktif yang diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat posisi Indonesia di forum internasional dan mengadopsi standar kebijakan global guna mendorong pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Sebagaimana diberitakan  rangkaian fase penting aksesi Indonesia ke OECD sudah dilakukan sejak tahun 2023 yang dimulai penyampaian surat intensi kepada Sekretaris Jenderal OECD sebagai sinyal kesiapan Indonesia untuk bergabung.

 

Berikutnya pada 29 Maret 2024, OECD secara resmi mengadopsi Roadmap for the Accession of Indonesia to the OECD, yang menjadi dasar evaluasi terhadap kesiapan Indonesia dalam memenuhi standar organisasi, dan diikuti dengan  Pembentukan Tim Nasional dan Penyusunan Initial Memorandum (2024–2025). Pemerintah Indonesia membentuk Tim Nasional Aksesi dan menyusun Initial Memorandum yang memuat 25 kebijakan utama dalam 32 topik, berdasarkan self-assessment terhadap OECD instruments dan praktik yang berlaku di Indonesia.

 

Terbaru, pada tanggal 3 Juni 2025  Pada pertemuan tingkat Menteri OECD di Paris, Indonesia secara resmi menyerahkan Initial Memorandum kepada Sekretaris Jenderal OECD. Dengan penyerahan IM ini, Indonesia memasuki fase teknis selanjutnya berupa komunitas teknis dan technical review oleh OECD terhadap kebijakan dan peraturan Indonesia.

BERITA TERKAIT

  • Empat Negara ASEAN Ini Berminat Masuk OECD, Indonesia Pimpin Langkah Aksesi

    04/06/2025, 15.03 WIB
  • Menko Airlangga Lanjutkan Tahapan Aksesi di OECD, Serahkan 'Initial Memorandum' 

    03/06/2025, 16.10 WIB
  • Indonesia akan Bayar Iuran Ini jika Masuk OECD, AS Bayar Segini

    05/06/2025, 04.53 WIB
  • Siapa Berminat? Wolverhampton Wanderers Lepas Justin Hubner

    07/06/2025, 15.49 WIB
  • Indonesia dan 31 Negara Kunci OECD Bahas Reformasi WTO

    04/06/2025, 15.10 WIB

ARTIKEL POPULER

  • Sanurhasta Mitra (MINA) Membantah, Pengendali telah Berganti sejak Februari 2025
  • Kopi Jojie