main-logo
  • MARKET
  • MACRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • /assets/images/resources/dasawindu-indonesia-merdeka.png
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
  • FOTO
logo datatrust
Pita Tracker By Trading View
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

KATEGORI
  • MARKET
  • MAKRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
MEDIA
  • PHOTO
  • VIDEO
INFORMASI
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN KAMI
  • PUBLISHING
  • KONTAK
PUBLIKASI
  • BUKU

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
Bagikan
  1. Home
  2. international

Setujui Merger US Steel dengan Nippon, Trump Sebut AS Masih Pegang Kendali

 

WASHINGTON, investortrust.id - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat akan tetap memegang kendali atas U.S. Steel sebagai syarat utama persetujuan merger dengan perusahaan baja asal Jepang, Nippon Steel.  Trump menyebut bahwa tanpa jaminan kendali domestik, kesepakatan senilai USD 14 miliar itu tidak akan disetujui.

 

“Kendali akan berada di tangan Amerika Serikat, kalau tidak, saya tidak akan menyetujui kesepakatan itu,” kata Trump kepada wartawan saat meninggalkan klub golf pribadinya di New Jersey menuju Washington. Ia juga menyebut bahwa sejumlah anggota Kongres mendorongnya untuk merestui kesepakatan ini demi menciptakan lapangan kerja domestik.

 

Baca Juga

Presiden Komisi Eropa Telepon Trump, Tarif 50% Ditunda hingga 9 Juli

 

Trump menyatakan merger ini akan menciptakan 70.000 lapangan kerja baru, termasuk melalui pembangunan fasilitas pabrik baja baru senilai hingga USD 4 miliar.

 

Kepentingan Strategis

 

Kesepakatan ini berpotensi menjadikan entitas gabungan sebagai produsen baja terbesar ketiga dunia, di bawah Baowu Steel dari Tiongkok dan ArcelorMittal yang berbasis di Luksemburg. Namun, aspek geopolitik dan sentimen proteksionisme domestik menjadikan transaksi ini sangat politis—terutama di negara bagian Pennsylvania yang menjadi basis industri baja dan medan politik kunci dalam pemilu AS.

 

“Ini adalah investasi dan bentuk kepemilikan sebagian, tetapi tetap akan dikendalikan oleh Amerika Serikat,” tegas Trump, dikutip dari Reuters, Senin (26/5/2025). Ia  menepis kekhawatiran soal dominasi asing dalam industri strategis.

 

Baca Juga

Trump Tunda Tarif 50% Uni Eropa, Pasar Asia Bereaksi Positif

 

Potensi Go-Private

 

Sumber pasar menyebutkan bahwa meskipun belum ada rincian resmi, struktur kesepakatan diperkirakan serupa dengan pembicaraan pada 2023, yang mengarah pada kemungkinan U.S. Steel tidak lagi tercatat di bursa. Investor memperkirakan aksi korporasi berupa buyout, dengan kompensasi tunai kepada pemegang saham.

 

Langkah ini memicu reaksi positif di pasar, dengan spekulasi bahwa valuasi U.S. Steel akan mendapat premium signifikan dari kesepakatan tersebut. Pelaku pasar kini menanti konfirmasi resmi soal struktur final merger, serta respons regulator di AS.

 

ARTIKEL POPULER

      BERITA TERKAIT

      • Setujui Merger US Steel dengan Nippon, Trump Sebut AS Masih Pegang Kendali

        26/05/2025, 08.26 WIB
      • Trump Gandakan Tarif Baja Jadi 50%, Investor Tunggu Kelanjutan Merger US Steel-Nippon

        30/05/2025, 22.38 WIB
      • Saham Emiten Kris Wiluan dan Nippon Steel Ini (CTBN) Terbang 119% Sebulan, Ternyata Kinerjanya Tak Main-main  

        08/05/2025, 04.32 WIB
      • Sengit Berseteru dengan Elon Musk, Donald Trump Tak Bisa Pegang Komitmen

        07/06/2025, 09.37 WIB
      • Tak Tercantum Lagi di Lapkeu, GoTo (GOTO) Lepaskan Kendali Atas "Exchange" Kripto FLOQ?

        03/06/2025, 01.23 WIB