main-logo
  • MARKET
  • MACRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • /assets/images/resources/dasawindu-indonesia-merdeka.png
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
  • FOTO
logo datatrust
Pita Tracker By Trading View
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

KATEGORI
  • MARKET
  • MAKRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
MEDIA
  • PHOTO
  • VIDEO
INFORMASI
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN KAMI
  • PUBLISHING
  • KONTAK
PUBLIKASI
  • BUKU

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
Bagikan
  1. Home
  2. financial

Di Ajang GIFS 2025, BSI Sebut Peran Ekonomi Syariah Penting untuk Dorong Ekonomi RI 

JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI menyatakan bahwa peran ekonomi syariah sangat penting untuk mencapai pembangunan ekonomi nasional berstandar global. Hal tersebut diungkapkan Plt Direktur Utama BSI Bob T Ananta dalam ajang BSI Global Islamic Finance Summit (GIFS) 2025, hari ini (29/4). 

 

Menurutnya, acara BSI GIFS saat ini telah menjadi salah satu agenda konferensi ekonomi akbar berskala internasional yang diselenggarakan oleh bank berkode saham BRIS ini. BSI GIFS 2025 mengusung tema ‘Transformative Islamic Finance as Caatalyst for Growth’.

 

”Selain agenda literasi, BSI GIFS tidak sekadar menjadi forum yang hanya berbicara tentang bagaimana membangun ekonomi keuangan itu sendiri. Namun, selalu difokuskan untuk menjadi forum yang menunjukkan relevansi ekonomi syariah dengan isu dan tujuan ekonomi nasional dan global,” ujarnya, di acara BSI GIFS 2025, di Jakarta, Selasa (29/4/2025). 

 

Baca Juga

BSI Targetkan Volume Transaksi BEWIZE Bisa Tembus Rp 600 Triliun di 2025

 

https://cloudinary-a.akamaihd.net/dzvyafhg1/image/upload/v1745912116/investortrust-bucket/images/1745912113425.png
Plt. Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Bob Tyasika Ananta (dari kiri) Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO BPI Danantara Rosan P. Roeslani dan Komisaris Utama Bank Syariah Indonesia Muliaman Dharmansyah Hadad saat membuka acara BSI Global Islamic Finance Summit 2025 di Jakarta, Selasa (29/4/2025). Foto: Investortrust/Dicki Antariksa.

 

BSI GIFS 2025 dibuka secara langsung oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BPKM sekaligus CEO Danantara Rosan P Roeslani, dan Wakil Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Kartika Wirjoatmodjo.

 

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BPKM sekaligus CEO Danantara Rosan P Roeslani mengatakan, peran BSI sangat besar dan signifikan terhadap ekonomi syariah nasional. Tercermin dari kontribusi BSI yang mencapai 50% dari total bisnis perbankan syariah di dalam negeri. 

 

Di lain sisi, saat ini pasar perbankan syariah baru sekitar 9% dari total industri perbankan, sehingga potensi pertumbuhan ke depannya masih sangat besar. Rendahnya pangsa pasar perbankan syariah berbanding terbalik dengan penduduk Indonesia yang 87%-nya itu orang muslim. 

 

“Jadi tentunya harapan kita ke depan seluruh perbankan syariah dan terutama BSI, bisa terus meningkatkan pangsa pasarnya. Di saat bersamaan bisa membantu financial inclusion yang saat ini baru 12,7%,” kata Rosan. 

 

https://cloudinary-a.akamaihd.net/dzvyafhg1/image/upload/v1745910750/investortrust-bucket/images/1745910748485.jpg
Plt. Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Bob Tyasika Ananta (dari kiri) Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO BPI Danantara Rosan P. Roeslani dan Komisaris Utama Bank Syariah Indonesia Muliaman Dharmansyah Hadad saat membuka acara BSI Global Islamic Finance Summit 2025 di Jakarta, Selasa (29/4/2025). Foto: Investortrust/Dicki Antariksa. 

 

Baca Juga

BSI Ungkap Empat Produk Emas Andalan, Cicil Emas Jadi Primadona

 

Sementara itu, Wakil Menteri BUMN Kartiko Wirjoatmodjo menjelaskan, Indonesia dengan populasi muslim terbesar dapat menjadi pemain kunci di tataran perbankan syariah global. Indonesia sangat potensial untuk mengendalikan sektor konsumer dengan produk layanan perbankan syariah yang inovatif dan kompetitif. 

 

“Inovasi sangat penting dalam menjembatani kesenjangan antara supply dan demand di industri keuangan dan perbankan syariah. Inovasi juga dapat mem-boosting industri halal di Indonesia,” ucapnya. 

ARTIKEL POPULER

  • Sanurhasta Mitra (MINA) Membantah, Pengendali telah Berganti sejak Februari 2025
  • Kopi Jojie

    BERITA TERKAIT

    • Di Ajang GIFS 2025, BSI Sebut Peran Ekonomi Syariah Penting untuk Dorong Ekonomi RI 

      29/04/2025, 09.43 WIB
    • Lewat GIFS 2025 Rosan Optimistis Bisa Dongkrak Inklusi Keuangan Syariah

      29/04/2025, 07.24 WIB
    • Festival Si Tepat BTPN Syariah Ajang Selebrasi Pemberdayaan Masyarakat Inklusi

      18/05/2025, 12.39 WIB
    • Meutya Hafid dan Dedi Mulyadi Tegaskan Peran Penting PP Tunas Lindungi Anak di Dunia Digital

      14/05/2025, 12.29 WIB
    • HUT ke-73 PII, Ilham Habibie Tekankan Peran Penting Insinyur dalam Reindustrialisasi Nasional

      23/05/2025, 15.39 WIB