main-logo
  • MARKET
  • MACRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • /assets/images/resources/dasawindu-indonesia-merdeka.png
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
  • FOTO
logo datatrust
Pita Tracker By Trading View
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

KATEGORI
  • MARKET
  • MAKRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
MEDIA
  • PHOTO
  • VIDEO
INFORMASI
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN KAMI
  • PUBLISHING
  • KONTAK
PUBLIKASI
  • BUKU

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
Bagikan
  1. Home
  2. business

Indonesia BerdAIa: Strategi Google Cloud Bangun Ekosistem AI Rp 620 Triliun di RI

 

JAKARTA, investortrust.id - Google Cloud resmi meluncurkan program “Indonesia BerdAIa” dalam gelaran Google Cloud Summit Jakarta 2025, di Jakarta, Kamis (22/5/2025). Program kni menjadi inisiatif strategis untuk mempercepat penerapan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) lintas sektor di Indonesia. 

 

Inisiatif ini menargetkan kontribusi ekonomi senilai Rp 620 triliun pada tahun 2030 dan memperkuat transformasi digital di sektor-sektor utama seperti keuangan, kesehatan, manufaktur, hingga layanan publik.

 

Lebih lanjut, program 'Indonesia BerdAIa' dirancang untuk mengatasi tiga hambatan utama dalam penerapan AI, yakni kualitas data, ketepatan respons model AI, dan kekurangan tenaga kerja yang kompeten di bidang ini. Riset Public First menunjukkan potensi nilai tambah sebesar Rp 620 triliun (US$ 38 miliar) jika teknologi ini diadopsi secara optimal oleh pelaku usaha Indonesia.

 

Country Director Google Cloud Indonesia, Fanly Tanto, menjelaskan bahwa program ini bukan hanya sekadar pelatihan teknologi, melainkan membangun kapasitas strategis dan budaya inovasi berbasis AI di setiap sektor. 

 

“Kami ingin menciptakan efek penggandaan yang membawa manfaat jangka panjang bagi industri, masyarakat, dan ekonomi nasional,” katanya.

 

 

https://cloudinary-a.akamaihd.net/dzvyafhg1/image/upload/v1747917852/investortrust-bucket/images/1747917850746.jpg
Country Director Google Cloud Indonesia, Fanly Tanto memberikan sekilas gambaran tentang ekspansi dan inovasi Google Cloud di Indonesia kepada wartawan pada acara Media Google Cloud Summit Jakarta: Empowering Indonesia’s AI Future, di Ritz Cartlon Pacific Place, Kamis, (22/5/2025). Foto: Investortrust/Elsid Arendra

 

 

 

Baca Juga

Wow, Google Cloud Targetkan Sumbang Rp 1.400 Triliun untuk Ekonomi Digital RI

 

Melalui teknologi terintegrasi Google Cloud seperti Gemini 2.5 dan model media generatif terbaru, program ini memfasilitasi pembuatan peta jalan (roadmap) AI yang sesuai strategi bisnis tiap organisasi. Fokus lainnya adalah identifikasi use case prioritas, pengembangan metrik performa, tata kelola risiko, dan penerapan prinsip AI yang bertanggung jawab.

 

Para peserta juga akan mendapat akses ke pelatihan lanjutan melalui Google Cloud Skills Boost dan program JuaraGCP, guna meningkatkan kesiapan SDM lokal dalam membangun solusi AI. Ini sejalan dengan komitmen Google untuk memberdayakan talenta Indonesia menuju era digital berbasis AI.

 

 “Teknologi hanya akan berdampak jika kita punya orang-orang yang siap memakainya,” jelas Fanly.

 

Dengan pendekatan kolaboratif lintas industri, 'Indonesia BerdAIa' diharapkan menjadi motor penggerak transformasi digital berkelanjutan yang berdampak pada daya saing nasional, sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045.

 

Baca Juga

Banyak Startup Tumbang, Google Cloud dan Kemenkomdigi Pede Luncurkan AI Startup Accelerator

 

“AI itu bukan hanya untuk engineer. Kita harus sama-sama membangun budaya yang menerima dan memahami AI. Di situlah Indonesia bisa jadi pemimpin,” tutupnya. 

 

Sekadar infromasi, program ini menggandeng 15 organisasi terkemuka, antara lain BCA, BRI, BNI, Bank Syariah Indonesia, DANA, Kalbe Farma, Fore Coffee, Indosat Ooredoo Hutchison, MAXStream, Semen Indonesia, Paragon, Sarana AI, Universitas Brawijaya, Vidio, dan Angkasa Pura. Mereka akan menjadi pelaku awal dalam membangun dan mengadopsi solusi AI enterprise yang berdampak nyata.(C-13)

 

 

 

https://cloudinary-a.akamaihd.net/dzvyafhg1/image/upload/v1747919540/investortrust-bucket/images/1747919533481.jpg
Country Director Google Cloud Indonesia, Fanly Tanto dan Country Director, Google Indonesia Veronica Utami berfoto bersama Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid (tengah) pada acara Google Cloud Summit dengan tema: Empowering Indonesia’s AI Future, di Ritz Cartlon Pacific Place, Jakarta, Kamis, (22/5/2025). Foto: Google Cloud

 

 

 

BERITA TERKAIT

  • Indonesia BerdAIa: Strategi Google Cloud Bangun Ekosistem AI Rp 620 Triliun di RI

    22/05/2025, 13.23 WIB
  • Wow, Google Cloud Targetkan Sumbang Rp 1.400 Triliun untuk Ekonomi Digital RI

    22/05/2025, 13.13 WIB
  • GoTo dan Alibaba Cloud Rampungkan Migrasi Infrastruktur GoTo Financial ke Cloud Lokal

    10/06/2025, 07.12 WIB
  • Banyak Startup Tumbang, Google Cloud dan Kemenkomdigi Pede Luncurkan AI Startup Accelerator

    22/05/2025, 11.18 WIB
  • OpenAI Gandeng Google Cloud, Kolaborasi Tak Terduga Dua Rival AI

    11/06/2025, 04.51 WIB

ARTIKEL POPULER