main-logo
  • MARKET
  • MACRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • /assets/images/resources/dasawindu-indonesia-merdeka.png
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
  • FOTO
logo datatrust
Pita Tracker By Trading View
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

KATEGORI
  • MARKET
  • MAKRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
MEDIA
  • PHOTO
  • VIDEO
INFORMASI
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN KAMI
  • PUBLISHING
  • KONTAK
PUBLIKASI
  • BUKU

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
Bagikan
  1. Home
  2. national

Hardiknas 2025, Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Kebangkitan Bangsa 

 

JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pendidikan merupakan kunci kebangkitan bangsa. Tidak ada bangsa yang maju tanpa pendidikan yang baik. 

 

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di SDN Cimahpar 5, Kota Bogor, Jumat (2/5/2025). 

 

Baca Juga

Yassierli: Kebijakan Prabowo mengenai Outsourcing Dasar Penyusunan Permenaker

 

"Pendidikan adalah jalan yang sangat menentukan bagi kebangkitan suatu bangsa dan negara. Tidak mungkin kita menjadi negara sejahtera, tidak mungkin kita menjadi negara maju kalau pendidikan kita tidak baik pendidikan kita tidan berhasil," kata Prabowo. 

 

 

Kepala Negara menyatakan, pemerintah Indonesia dari masa ke masa menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama dengan mengalokasikan sekitar 20% dari APBN. Bahkan, kata Prabowo, anggaran pendidikan pada APBN 2025 merupakan anggaran tertinggi dalam sejarah. 

 

 

"Dibanding negara lain, negara kita menempatkan pendidikan teratas dalam APBN. Pendidikan yang paling utama. Kalau tidak salah APBN sekarang tertinggi di atas 22%," katanya. 

 

Prabowo pun membandingkan dengan negara lain. India misalnya, menempatkan anggaran pertahanan sebagai sektor yang paling banyak mendapat alokasi anggaran. Hal ini lantaran India menghadapi kemungkinan konflik dengan negara lain. 

 

 

"Kita bersyukur bahwa cukup lama berkat kepemimpinan bangsa kita mengalami berapa puluh tahun masa relatif damai secara garis besar bangsa kita tidak mengalami perang besar mungkin sudah 60 tahun," katanya. 

 

Dalam peringatan Hardiknas 2025 ini, Prabowo meluncurkan program hasil terbaik cepat (PHTC) di sektor pendidikan berupa pembangunan dan renovasi sekitar 11.440 sekolah. Prabowo juga meluncurkan program digitalisasi sekolah atau smart classroom serta program bantuan untuk para guru. 

 

Baca Juga

Kementerian PKP Tegaskan Program 3 Juta Rumah Prabowo Tanpa Sistem Lelang

 

Peringatan Hardiknas 2025 ini turut dihadiri sejumlah jajaran Kabinet Merah Putih. Beberapa di antaranya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kemanusiaan (Menko PMK) Pratikno, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo, Kepala Kantor Staf Kepresidenan AM Putranto, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya serta Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian.

 

 

ARTIKEL POPULER

      BERITA TERKAIT

      • Hardiknas 2025, Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Kebangkitan Bangsa 

        02/05/2025, 09.14 WIB
      • Prabowo: Bangsa yang Enggan Investasi Sektor Pertahanan Biasanya Jadi Bangsa Budak

        11/06/2025, 03.53 WIB
      • Peringati Hardiknas, BRI Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan Indonesia Melalui BRI Peduli Ini Sekolahku

        02/05/2025, 06.20 WIB
      • Prabowo Tegaskan Pancasila Prestasi Cemerlang Bangsa Indonesia

        02/06/2025, 03.50 WIB
      • Prabowo Tegaskan Kelangsungan Bangsa Ditentukan 2 Hal 

        21/05/2025, 09.54 WIB