Hati-hati! Ini 10 Tanda Bahaya “Fake Airdrop” di Dunia Kripto dan Cara Menghindarinya
JAKARTA, investortrust.id - Airdrop adalah pembagian token gratis oleh proyek kripto kepada pengguna sebagai bagian dari strategi pemasaran. Biasanya, pengguna hanya perlu melakukan tugas ringan seperti mendaftar atau bergabung ke komunitas.
Namun, scammer memanfaatkan hype ini untuk menipu pengguna dengan janji token gratis yang ternyata hanya umpan untuk mencuri aset. Mereka bisa membuat situs palsu, akun media sosial tiruan, bahkan menyamar sebagai proyek resmi. Bahkan pengguna berpengalaman pun bisa tertipu jika tidak berhati-hati.
Lantas, bagaimana ciri airdrop palsu dan cara menghindarinya? Yuk, simak ulasannya berikut ini.
Baca Juga
Token Asal Indonesia DRX Token Tembus Panggung Global Web3, Bagikan 200.000 Airdrop Gratis Mau?
Melansir dari Pintu, Jumat (30/5/2025) setidaknya ada 10 ciri airdrop palsu yang harus diwaspadai, apa saja?
1. Tidak Ada Pengumuman di Kanal Resmi
Jika airdrop tidak diumumkan melalui situs resmi, akun X (Twitter) terverifikasi, atau grup Telegram resmi, bisa dipastikan itu penipuan. Scam sering menyebar lewat DM atau link mencurigakan.
Cara menghindari:
Selalu cek informasi di kanal resmi proyek kripto sebelum klik link apa pun.
2. Diminta Memberikan Private Key atau Seed Phrase
Airdrop palsu sering meminta pengguna “verifikasi” dompet dengan memberikan private key. Ini sama saja seperti menyerahkan isi dompet Anda ke penjahat.
Cara menghindari:
Private key dan seed phrase adalah rahasia mutlak. Jangan pernah memberikannya, bahkan pada situs yang terlihat meyakinkan.
3. Harus Bayar Biaya atau Kirim Kripto Duluan
Jika airdrop meminta Anda untuk mengirim Ethereum atau kripto lain terlebih dahulu, itu scam. Biasanya Anda tidak akan mendapat token apa pun setelah membayar.
Cara menghindari:
Airdrop asli biasanya gratis dan hanya memerlukan interaksi sederhana seperti menghubungkan dompet.
4. Link atau Situs Web Mencurigakan
Scammer membuat situs tiruan dengan URL yang mirip situs resmi. Tujuannya agar Anda terjebak dan menyetujui transaksi berbahaya.
Cara menghindari:
Periksa alamat situs dengan teliti sebelum menghubungkan dompet. Waspadai ejaan yang salah atau domain yang aneh.
5. Bahasa Berantakan dan Tergesa-Gesa
Penipuan sering menggunakan kalimat dengan grammar buruk seperti “Klaim Sekarang Sebelum Terlambat!” untuk mendorong Anda bertindak cepat.
Cara menghindari:
Proyek asli menggunakan bahasa profesional. Hindari situs dengan gaya komunikasi kasar dan terburu-buru.
6. Komentar Palsu dan Akun Bot
Scammer suka menyebar komentar palsu seperti “Saya baru dapat 500 token, ini legit banget!” yang ditulis oleh akun bot atau palsu.
Cara menghindari:
Jangan percaya testimoni di komentar media sosial. Cari info di forum terpercaya seperti Reddit atau grup Discord resmi.
7. Proyek Token yang Tidak Jelas atau Baru Dibuat
Jika airdrop berasal dari proyek tanpa whitepaper, situs resmi, atau tim yang bisa diverifikasi, kemungkinan besar itu scam.
Cara menghindari:
Telusuri informasi proyek sebelum ikut airdrop. Pastikan proyek punya latar belakang yang jelas dan reputasi baik.
8. Permintaan Izin Akses Token
Beberapa airdrop palsu meminta untuk menyetujui kontrak yang sebenarnya memberi mereka izin untuk mengakses atau mencuri token dari dompet Anda.
Cara menghindari:
Jangan asal klik “Approve” di situs yang tidak dikenal. Gunakan situs seperti revoke.cash untuk mencabut izin token yang mencurigakan.
9. Dialihkan ke Situs Pencuri Dompet
Link dari airdrop palsu kadang membawa mu ke DApps berbahaya yang menyamar sebagai situs klaim. Saat Anda klik “Claim”, mereka mencuri dana lewat kontrak pintar.
Cara menghindari:
Baca baik-baik pop up transaksi sebelum menyetujui. Jika muncul permintaan yang tidak biasa, segera batalkan dan keluar dari situs.
10. Janji Hadiah Tidak Masuk Akal
Kalau ada airdrop yang menjanjikan Anda bisa langsung klaim US$ 2.000 tanpa syarat, itu hampir pasti penipuan.
Cara menghindari:
Airdrop asli memberikan hadiah kecil dengan syarat tertentu. Jangan mudah tergiur iming-iming besar yang tidak masuk akal.

