Reliance Sekuritas: IHSG Mencoba Resistance 7.222 dengan Deretan Saham Pilihan Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (23/5/2025), diproyeksikan begerak dalam kisaran 7.084-7.222. Sedangkan saham pilihan hari ini adalah SCMA, MAPA, PYFA, dan ANTM.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle IHSG berbentuk doji, masih di atas MA5 dan MA20, namun indikator Stochastic golden cross pada area overbought. “Dengan demikian, kami proyeksikan IHSG mengalami pelemahan dengan saham pilihan SCMA, MAPA, PYFA, dan ANTM,” tulis riset tersebut.
Baca Juga
BEI Evaluasi Papan Pencatatan, 12 Emiten Ini Masuk Papan Utama
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi stagannya indeks utama bursa AS. Sentimen datang dari kemungkinan diloloskannya RUU pemotongan pajak yang diusulkan Donald Trump. Sedangkan sebagian bursa saham Asia dibuka menguat pagi ini, seperti Nikkei 225 naik +1.00% dan Kospi menguat +0.28%.
Terkait saham pilihan hari ini, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli SCMA dengan target harga Rp 206, MAPA dengan target harga Rp 810, dan PYFA dengan target harga Rp 266. Sebaliknya saham ANTM direkomendasikan jual.

Kemarin, IHSG cetak kenaikan sebanyak 24,52 poin (0,34%) menjadi 7.166,98 dan investor asing kembali mencetak pembelian bersih (net buy) saham mencapai Rp 621,41 miliar. Net buy terbanyak melanda saham BBRI, BBCA, BMRI, ANTM, dan GOTO.
Penguatan IHSG kemarin didukung penguatan sejumlah sektor saham, yaitu saham sektor material dasar 2,12%, sektor consumer primer 1,25%, sektor transportasi 2,05%, teknologi 0,82%, dan sektor energi 0,32%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor property,consumer non primer, infrastruktur, industry, dan kesehatan.
Baca Juga
Wall Street Loyo, Investor Waspadai Lonjakan Yield Obligasi AS
Sejalan dengan kenaikan tersebut, lima saham ini torehkan kenaikan saham pesat. Di antaranya saham PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) naik autor reject atas (ARA) dengan kenaikan 34,86% menjadi Rp 236 dan PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) auto reject atas dengan kenaikan 25% menjadi Rp 300.
Meski tak ARA, kenaikan pesat juga melanda saham PT Mitra Investindo Tbk (MITI) 23,75% menjadi Rp 198, PT Indo Straits Tbk (PTIS) naik 21,05% menjadi Rp 460, dan PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) naik 16,06% menjadi Rp 159. Kondisi berbeda dicatatkan saham KOPI, SGRO, RALS, HAJJ, dan LAJU.

