ETF BNB Hadir di AS, Standard Chartered Prediksi Harga Binance Coin Bisa Naik Dua Kali Lipat di Akhir 2025
JAKARTA, investortrust.id - Standard Chartered mengeluarkan prediksi yang mengejutkan mengenai masa depan Binance Coin (BNB), di mana diprediksi harganya bisa naik dua kali lipat di akhir 2025. Menurut laporan raksasa perbankan global tersebut, BNB diperkirakan akan mencapai harga US$ 1.275 pada akhir tahun 2025. Menilik data Coinmarketcap, Kamis (8/5/2025) pukul 20.25 WIB harga BNB terpantau naik 1,56% dalam sehari ke US$ 615,37 per koin.
Analisis ini didasarkan pada pola perdagangan yang konsisten dan peningkatan perhatian dari institusi. Kepala Riset Aset Digital di Standard Chartered Geoffrey Kendrick menekankan bahwa BNB telah menunjukkan korelasi kuat dengan Bitcoin dan Ethereum. Laporan tersebut juga memprediksi bahwa tren ini akan berlanjut, mendukung kenaikan harga BNB di masa depan.
Lebih jauh, Standard Chartered juga menetapkan target harga jangka panjang sebesar US$ 2.775 untuk BNB pada akhir tahun 2028. Meskipun demikian, laporan tersebut menyatakan bahwa BNB mungkin akan tumbuh lebih lambat dibandingkan dengan Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) dalam hal pertumbuhan kapitalisasi pasar dan pengembalian investasi.
Melansir PINTU, Kamis (8/5/2025) beberapa pengembangan baru di ekosistem Binance Chain turut mendukung prospek positif untuk BNB. Baru-baru ini, manajer aset VanEck mengajukan permohonan untuk meluncurkan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) BNB pertama yang terdaftar di AS. Jika disetujui, ini akan meningkatkan akses institusional terhadap token tersebut.
Baca Juga
Pakistan Tunjuk Eks Ceo Binance Changpeng Zhao Sebagai Penasihat Kripto
Selain itu, Binance telah memperkenalkan integrasi plug and play untuk kecerdasan buatan melalui Protokol Konteks Model (MCP), yang memungkinkan komunikasi dua arah yang aman antara agen AI dan sistem blockchain.
Pada tanggal 5 Mei, Changpeng Zhao, salah satu pendiri Binance, mengungkapkan di platform X bahwa ia telah menyarankan Kyrgyzstan untuk memasukkan BNB dalam cadangan kripto nasional mereka. Saran ini juga mencakup Bitcoin (BTC), yang memperkuat peran BNB dalam diskusi keuangan digital berdaulat.
Baca Juga
Eks CEO Binance Changpeng Zhao Mengaku Jarang Trading Kripto dan Belum Pernah Beli Meme Coin
Dari sisi teknikal, terdapat indikasi pola bullish pada grafik harga BNB. Analis kripto Wagmisaurus mencatat bahwa formasi saat ini menunjukkan pola falling wedge, yang biasanya merupakan formasi pembalikan.
Zona horizontal US$ 500 hingga US$ 530 telah diuji beberapa kali, menunjukkan bahwa area ini dapat menjadi dukungan kuat bagi para pembeli. Jika harga BNB berhasil menembus batas atas dari wedge, maka langkah selanjutnya bisa menuju ke level resistensi US$ 640 dan US$ 690.
Menurut data dari DeFiLlama, BNB Chain saat ini menempati peringkat keempat sebagai jaringan Layer-1 terbesar dengan nilai total terkunci hampir US$ 6 miliar. Meskipun BNB Chain memiliki pertumbuhan pengembang yang lebih lambat dibandingkan dengan Ethereum (ETH) dan Avalanche, hal ini dapat menyebabkan konsistensi harga karena aktivitas spekulatif yang lebih rendah. Dengan berbagai pengembangan yang sedang berlangsung dan analisis yang mendalam dari para ahli, masa depan Binance Coin (BNB) tampak cerah.

