main-logo
  • MARKET
  • MACRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • /assets/images/resources/dasawindu-indonesia-merdeka.png
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
  • FOTO
logo datatrust
Pita Tracker By Trading View
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

KATEGORI
  • MARKET
  • MAKRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
MEDIA
  • PHOTO
  • VIDEO
INFORMASI
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN KAMI
  • PUBLISHING
  • KONTAK
PUBLIKASI
  • BUKU

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
Bagikan
  1. Home
  2. national

'Bikin' Disiplin Tanpa Kekerasan, Program Barak Militer Siswa Nakal Dapat Dukungan DPR

 
 
JAKARTA, Investortrust.id - Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono mendukung kebijakan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi yang mengirim siswa-siswa bermasalah ke barak militer untuk dididik. Ia menilai kebijakan tersebut sebagai kebutuhan.
 
 
"Ya kita tidak melihat alasan untuk melarang atau menghentikan karena ini adalah suatu program yang merupakan menjadi kebutuhan," kata Dave di Hotel Sultan, Rabu (7/5/2025) malam.
 
 

Baca Juga

Menteri HAM Pigai Sebut Usulan Kirim Siswa ke Barak Militer Bisa Diterapkan

 
 
Selama kebijakan tersebut ada aturannya dan masih sesuai kurikulum, ia tak mempersoalkan. "Selama itu masih sesuai kurikulum dan menjaga fungsi-fungsi utama. Tidak ada tumpang tindih, ya itu enggak ada  masalah," ujarnya.
 
 
Menjawab kekhawatiran kemungkinan kekerasan fisik dan verbal di barak militer, Dave meyakni bahwa TNI memiliki kemampuan untuk mendidik berbagai macam orang. Menurutnya, melatih disiplin tidak harus dengan kekerasan fisik.
 
 
"Disiplin itu bukan berarti harus langsung dipukulin, digebukin. Disiplin itu bisa dengan cara tegas, cara tepat untuk memastikan mereka itu bisa mendalami ilmu-ilmu yang dibutuhkan untuk mendewasakan diri," ungkapnya.
 
 

Baca Juga

Legislator Tanggapi Rencana Dedi Mulyani Kirim Siswa Bermasalah di Jabar ke Barak Militer

 
 
Program mendidik anak bermasalah ke barak militer diluncurkan pemerintah Jawa Barat pada 2 Mei 2025 oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Selain di provinsi, program pembinaan tersebut juga dilakukan di sejumlah daerah, seperti Purwakarta.
 
 
Sebelumnya Menteri HAM Natalius Pigai juga mendukung program tersebut. Ia berencana mengusulkan ke Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti untuk diterapkan di seluruh sekolah di Indonesia. (C-14)

BERITA TERKAIT

  • 'Bikin' Disiplin Tanpa Kekerasan, Program Barak Militer Siswa Nakal Dapat Dukungan DPR

    08/05/2025, 02.13 WIB
  • Bakal Kirim Siswa Bermasalah ke Barak Militer, Dedi Mulyadi: Bukan Latihan Perang-perangan

    29/04/2025, 14.06 WIB
  • Menteri HAM Pigai Sebut Usulan Kirim Siswa ke Barak Militer Bisa Diterapkan

    06/05/2025, 10.29 WIB
  • Legislator Tanggapi Rencana Dedi Mulyani Kirim Siswa Bermasalah di Jabar ke Barak Militer

    29/04/2025, 02.12 WIB
  • Didik Siswa ke Barak Militer, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Ada Hak Anak yang Dilanggar 

    08/05/2025, 11.51 WIB

ARTIKEL POPULER