main-logo
  • MARKET
  • MACRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • /assets/images/resources/dasawindu-indonesia-merdeka.png
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
  • FOTO
logo datatrust
Pita Tracker By Trading View
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

KATEGORI
  • MARKET
  • MAKRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
MEDIA
  • PHOTO
  • VIDEO
INFORMASI
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN KAMI
  • PUBLISHING
  • KONTAK
PUBLIKASI
  • BUKU

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
Bagikan
  1. Home
  2. market

Rupiah Menguat, Saham Kobexindo (KOBX) Disebut bakal Dikerek ke Rp 250

 

JAKARTA, investortrust.id –  Saham PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) disebut-sebut akan dikerek menuju Rp 250 dalam waktu dekat. Target ini merefleksikan ekspektasi peningkatan volume penjualan alat berat perseroan tahun 2025 bersamaan dengan penguatan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS.

 

Seorang sumber dari pasar menyebutkan bahwa peluang kenaikan harga saham KOBX juga didukung penguatan nilai tukar Rupiah dalam beberapa pekan terakhir yang diharapkan berimbas positif, sehingga bisa berdampak positif terhadap margin keuntungan.

 

Baca Juga

RUPST Berpeluang Tetapkan Rasio Dividen 85%, Saham Telkom (TLKM) Direkomendasikan Ini  

 

Selain faktor tersebut, sumber tersebut menyebutkan, penguatan harga saham bakal didukung sentimen pelaksanaan rapat umum pemegang saham tahun (RUSPT) pada 24 Juni 2025. Sebelum rapat tersebut digelar, saham KOBX berpotensi dikerek.

 

Peluang kenaikan harga saham juga didukung mulai bangkitnya permintaan alat-alat berat menjelang semester II tahun ini. Peningkatan permintaan diprediksi datang dari semua sektor, seperti pertambangan, perkebunan, dan infrastruktur.

 

Baca Juga

Pasar Asia-Pasifik Dibuka Bervariasi, Investor Cerna Penundaan Tarif AS

 

Hingga kuartal I-2025, KOBX mencatatkan pendapatan bersih senilai Rp 445,76 miliar, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 531,93 miliar. Sedangkan laba bruto turun dari Rp 101,11 miliar menjadi Rp 66,32 miliar.

 

 

 

 

 

 

ARTIKEL POPULER

      BERITA TERKAIT

      • Rupiah Menguat, Saham Kobexindo (KOBX) Disebut bakal Dikerek ke Rp 250

        27/05/2025, 01.56 WIB
      • Valuasi Murah, Saham Pelangi Indah (PICO) bisa Dikerek ke Level Ini

        11/06/2025, 01.35 WIB
      • Ada Data Terbaru, Saham Sentul City (BKSL) kian Menarik Target harga Rp 250

        05/06/2025, 03.22 WIB
      • Ancaman Tarif Trump Guncang Wall Street, Dow Anjlok Lebih dari 250 Poin

        23/05/2025, 21.38 WIB
      • Tingkatkan Inklusi Keuangan, CTBC Indonesia Salurkan Pendanaan Rp 250 Miliar Lebih ke Easycash

        22/05/2025, 12.43 WIB