Begini Prospek Bisnis Asuransi Perjalanan dan Properti di 2025
JAKARTA, investortrust.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan prospek bisnis untuk lini bisnis asuransi perjalanan dan properti akan cerah di tahun ini. Kedua segmen diproyeksi akan tumbuh di tengah optimisme pemulihan sektor pariwisatan dan pembangunan infrastruktur nasional.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun (KE PPDP) OJK Ogi Prastomiyono mengungkapkan, target kontribusi sektor pariwisata terhadap produk domestik bruto (PDB) pada 2025 diproyeksikan mencapai 4,6% dan terus meningkat hingga 5% pada tahun 2029.
“Asuransi perjalanan yang merupakan bagian dari lini usaha kecelakaan diri dan aneka, diperkirakan akan mengalami peningkatan premi atau kontribusi seiring dengan pertumbuhan sektor pariwisata,” ujarnya, dalam jawaban tertulis, Jumat (25/4/2025).
Baca Juga
Defisit Reasuransi Tembus Rp 12 Triliun, OJK Dorong Penguatan Modal dan SDM Asuransi
Sementara itu, lanjut Ogi, lini bisnis asuransi properti masih tetap menjadi penyumbang terbesar premi asuransi umum. Hingga Februari 2025, porsi premi dari asuransi properti mencapai 26,76% dari total premi asuransi umum dan reasuransi.
“Nilai ini diproyeksikan akan tetap tumbuh mengingat terdapat banyaknya proyek strategis nasional (PSN) yang berupa pembangunan sarana prasarana, serta infrastruktur seperti pembangunan 3 juta rumah, food estate, dan lainnya,” katanya.
Baca Juga
Aturan Baru Asuransi Kesehatan Ditargetkan Terbit di Triwulan II 2025, OJK Bocorkan Poin Pentingnya

