main-logo
  • MARKET
  • MACRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • /assets/images/resources/dasawindu-indonesia-merdeka.png
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
  • FOTO
logo datatrust
Pita Tracker By Trading View
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
  • ‌
    ‌
    ‌
The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

KATEGORI
  • MARKET
  • MAKRO
  • FINANCIAL
  • BUSINESS
  • NATIONAL
  • ESG
  • INTERNATIONAL
  • FINANCIALTRUST
  • INDEPTH
  • LIFESTYLE
MEDIA
  • PHOTO
  • VIDEO
INFORMASI
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN KAMI
  • PUBLISHING
  • KONTAK
PUBLIKASI
  • BUKU

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024
Bagikan
  1. Home
  2. business

Industri Perhotelan Jakarta Tertekan, 70% Pelaku Usaha Bakal PHK Massal Karyawan


JAKARTA, investortrust.id - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DK Jakarta mengkhawatiran tren penurunan kinerja industri hotel dan restoran di Jakarta, terutama pada triwulan I-2025.

Berdasarkan hasil survei terbaru yang dilakukan Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Daerah Khusus Jakarta (BPD PHRI DK Jakarta) pada April 2025 terhadap anggotanya bahwa sebanyak 96,7% hotel melaporkan penurunan tingkat hunian.

Baca Juga

Pengusaha Sebut Okupansi Hotel Menurun 20% di Lebaran 2025

 

Dari hasil survei yang dilakukan sebanyak 66,7% responden mengakui bahwa penurunan tertinggi berasal dari segmen pasar pemerintahan, seiring dengan kebijakan pengetatan anggaran yang diterapkan oleh pemerintah.

Bahkan, sebanyak 70% responden dalam survei BPD PHRI DK Jakarta menyatakan jika kondisi ini terus berlanjut tanpa adanya intervensi kebijakan yang mendukung sektor pariwisata dan perhotelan, pelaku usaha terpaksa melakukan pengurangan jumlah karyawan.

"Industri ini tengah menghadapi tekanan berat dari berbagai sisi. Tingkat hunian hotel mengalami penurunan, sedangkan biaya operasional meningkat tajam dan membebani kelangsungan usaha," ucap Ketua BPD PHRI DK Jakarta, Sutrisno Iwantono dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/5/2025).

Baca Juga

Efisiensi Anggaran Pemerintah Tekan Pendapatan Industri Hotel 40% Ytd

 

Dalam survei tersebut, responden memprediksi melakukan pengurangan karyawan sebanyak 10-30%. Selain itu, 90% responden melakukan pengurangan daily worker dan 36,7% responden akan melakukan pengurangan staf.

Menurut Sutrisno, selain penurunan tingkat hunian, biaya operasional juga mempengaruhi yang tinggi mempengaruhi bisnis di sektor perhotelan dan restoran, seperti tarif air dari PDAM mengalami kenaikan hingga 71%, sementara harga gas melonjak 20%.

"Beban ini diperberat dengan kenaikan tahunan Upah Minimum Provinsi (UMP) yang tercatat meningkat hingga 9% tahun ini," ungkapnya.

 

BERITA TERKAIT

  • Industri Perhotelan Jakarta Tertekan, 70% Pelaku Usaha Bakal PHK Massal Karyawan

    28/05/2025, 09.41 WIB
  • Industri Perhotelan Terancam Lakukan PHK Massal, Anindya Bakrie: Kadin akan Cari Solusinya

    28/05/2025, 13.30 WIB
  • PHK Massal 10.000 Karyawan, Ini Penyebab Panasonic Rumahkan Pekerja dan Dampaknya ke RI

    14/05/2025, 09.38 WIB
  • PHK Massal Industri Media Dinilai Alarm Bagi Demokrasi

    05/05/2025, 02.07 WIB
  • Dorong Pelaku Bisnis Terapkan Prinsip HAM, Pemerintah  Siapkan Kebijakan Pelaksanaan Uji Tuntas HAM bagi Pelaku Usaha

    06/06/2025, 07.07 WIB

ARTIKEL POPULER